Hulu PAD dan Hilir Pembangunan, Langkah Strategis Wakil Rakyat Memetik Pelajaran dari Kota Daeng

Fayruz
Wakil Rakyat Parigi Moutong, Belajar PADBdi Makassar - Foto : Humas DPRD Parigi Moutong

​MAKASSAR, EQUATORNEWS – Di bawah langit Kota Makassar yang sibuk dan dinamis, deretan reklame berdiri megah menyapa setiap sudut jalan. Di balik pendar cahaya dan warna-warni papan iklan tersebut, terdapat urat nadi pendapatan daerah yang tengah dipelajari secara mendalam oleh para utusan rakyat dari Kabupaten Parigi Moutong pada Selasa 13/01/2026.

​Langkah ini bukan sekadar perjalanan melintasi batas wilayah, melainkan sebuah misi suci demi memperkuat pundi-pundi kemandirian fiskal daerah. Rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong hadir di kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar dengan satu tekad yaitu membawa pulang formula terbaik guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah melalui pajak reklame.

​Tokoh-tokoh seperti Ahmad Dg Mabela, Mohamad Fadli, Mohamad Solikhin, Wayan Murtama, Irawati, Yushar, hingga Yolanda Mambu hadir sebagai saksi sekaligus pemetik ilmu dalam pertemuan tersebut. Mereka disambut hangat oleh jajaran otoritas pajak setempat dalam sebuah dialog yang membedah tuntas tentang bagaimana teknologi dan regulasi dapat berjalan beriringan tanpa saling menjatuhkan.

​Dalam diskusi yang mengalir dengan bobot intelektual tinggi, dibahas berbagai strategi mulai dari sistem pendataan objek yang presisi hingga ketegasan dalam menegakkan aturan. Kota Makassar terpilih menjadi cermin karena keberhasilannya mengubah setiap jengkal ruang publik menjadi potensi ekonomi yang akuntabel. Para anggota dewan menyadari bahwa setiap rupiah yang terkumpul dari pajak reklame adalah tetesan keringat untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat di bumi Parigi Moutong.

​Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi titik balik bagi perumusan kebijakan yang lebih efektif dan efisien. Ada harapan besar bahwa sepulangnya dari Kota Daeng, para wakil rakyat ini mampu meramu kebijakan yang tidak hanya membebani, tetapi mampu menghidupkan ekosistem usaha sekaligus mengisi kas daerah dengan lebih berwibawa.

​Kemandirian daerah bukanlah sebuah hadiah yang jatuh dari langit, melainkan hasil dari ketajaman visi dan kegigihan dalam belajar dari keberhasilan pihak lain. Melalui koordinasi ini, DPRD Kabupaten Parigi Moutong kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kemajuan daerah melalui pengawasan dan penganggaran yang tajam demi kesejahteraan yang lebih merata.

FAYRUZ

Bagika Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *