Ragam  

Simfoni Bulir Emas di Dolago, Kala Seragam Cokelat Menjaga Marwah Pangan Bangsa

Fayruz
Kapolres Parigi Moutong, AKBP DR Hendrawan AN S.IK MH, Memimpin Jajarannya Mengikuti Zoom Meeting dengan Presiden RI- Foto : Humas Polres Parigi Moutong

PARIGI, EQUATORNEWS – Hamparan hijau di Desa Dolago, Kecamatan Parigi Selatan, menjadi panggung bagi sebuah perhelatan agung yang menghubungkan pelosok daerah dengan pusat kekuasaan negara. Pada Rabu pagi, 7 Januari 2026, aroma tanah basah dan bulir padi yang merunduk menyambut kehadiran Kapolres Parigi Moutong, AKBP Dr. Hendrawan A.N. beserta jajaran, yang hadir secara virtual dalam Panen Raya Nasional bersama Presiden Republik Indonesia.

​Di balik layar digital yang membentang di Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, terpancar semangat kedaulatan yang sedang diperjuangkan. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tentang angka dan statistik swasembada, melainkan sebuah ikrar bersama untuk memastikan bahwa perut rakyat tidak lagi bergantung pada belas kasih bangsa lain.
​AKBP Hendrawan hadir sebagai simbol bahwa ketahanan pangan bukan hanya milik petani di pematang, melainkan juga tugas suci bagi mereka yang berseragam.

Didampingi jajaran pejabat utama dan para Kapolsek, kehadiran Polri menegaskan sebuah pesan kuat bahwa stabilitas keamanan adalah fondasi utama bagi kemakmuran ladang-ladang di Nusantara.
​Gema suara Presiden RI melalui sambungan virtual membelah kesunyian ruangan, menyampaikan mandat strategis tentang kemandirian bangsa yang bermula dari lumbung-lumbung desa. Bagi Kapolres Parigi Moutong, arahan itu adalah komando untuk bergerak lebih dekat ke akar rumput. Polri telah menetapkan diri sebagai pengawal distribusi, pelindung para petani, dan penjaga setiap butir emas yang dihasilkan dari tanah Parigi Moutong.

​Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, tegas AKBP Hendrawan dengan nada penuh keyakinan. Beliau menyatakan bahwa Polri hadir untuk mendukung dan memastikan program ini berjalan tanpa hambatan, demi memberikan manfaat nyata yang bisa dirasakan langsung oleh setiap keluarga di wilayahnya.

​Kehadiran personel Bhabinkamtibmas dari berbagai Polsek sektor Sausu hingga Ampibabo dalam agenda ini menjadi bukti bahwa pengawalan pangan telah menyentuh hingga ke urat nadi pedesaan. Di bawah langit Parigi Selatan, sinergi lintas sektor ini mengukuhkan optimisme baru bahwa kedaulatan pangan bukan lagi sekadar impian, melainkan takdir yang sedang dirajut dengan kerja keras dan kesetiaan pada tanah air.

FAYRUZ

Bagika Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *