PARIGI, EQUATORNEWS – Di bawah naungan langit senja yang mulai meredup, kala lembayung menyapu cakrawala Kabupaten Parigi Moutong, sebuah potret kemanusiaan tersaji di pelataran Gedung Parlemen. Pada Selasa (03/03/2026), sekat-sekat protokoler luruh; tak ada lagi jarak antara kursi dan jabatan dengan debu jalanan.
Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong turun langsung ke aspal, menjemput senyum para musafir yang tengah berpacu dengan waktu menuju kepulangan. Ratusan paket takjil berpindah tangan di depan kantor mereka—bukan sekadar kudapan pembatal puasa, melainkan simbol sebentuk kasih yang ditenun di bulan suci.
Sekretaris DPRD Parigi Moutong, Nur Srikandi Puja, menyiratkan bahwa kegiatan ini adalah upaya memanusiakan kembali hubungan antara wakil rakyat dan pemilik mandat. Di tengah hiruk-pikuk tugas legislasi, ada momen di mana hati nurani berbicara lebih lantang daripada perdebatan regulasi.
”Ratusan takjil yang dibagikan hari ini adalah wujud kepedulian dan kebersamaan pimpinan serta anggota DPRD kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” tutur Nur Srikandi dengan nada penuh ketulusan.
Targetnya sederhana namun mendalam: mereka yang masih terjebak di tengah deru mesin kendaraan saat matahari mulai tergelincir ke peraduan. Bagi para pengendara yang belum sempat menginjakkan kaki di rumah saat azan Magrib berkumandang, paket kecil ini adalah penyambung rasa yang sangat berarti.
Bagi Nur Srikandi, Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum untuk merajut kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat merenggang oleh kesibukan birokrasi. Ia menegaskan bahwa DPRD tidak ingin menjadi “menara gading” yang dingin dan jauh dari rakyat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa DPRD tidak hanya bekerja dalam fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran, tetapi juga hadir secara sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.
Seiring cahaya ufuk yang kian menipis, terselip harapan besar agar langkah kecil di depan gerbang parlemen ini menjadi doa yang melangit; memperkuat fondasi kepercayaan antara rakyat dan mereka yang duduk di kursi dewan.
”Semoga apa yang kami lakukan membawa berkah dan semakin memperkuat hubungan antara DPRD Parigi Moutong dan masyarakat,” pungkasnya.
FAYRUZ










