Ketika Palapi Menjemput Takdir, dan Tomoli Merajut Asa yang Tertunda, serta Jalan Terjal di Fase KnockOut

Fayruz
Perintis Palapi (Putih) vs Berlian Tomoli (Kuning) pada Laga Group B Gubernur Berani Cup 20206 - Foto : EquatorNews

PARIGI, EQUATORNEWS – ​Laga puncak di Lapangan Patriot Bambalemo, Minggu (25/1/2006) menjadi saksi bisu saat Perintis Palapi mengukuhkan hegemoni mereka di singgasana Grup B Gubernur Berani Cup 2026.

Pertempuran baru seumur jagung ketika Hajir membekukan seisi stadion pada menit ke 3. Memanfaatkan kerapuhan koordinasi dan kesalahan fatal umpan balik kiper Sahdal Azis, Hajir menyambar peluang bak elang yang menjemput mangsa untuk membawa Palapi unggul cepat.
​Pasukan Berlian Tomoli di bawah komando Coach DR Kasmudin Mustapa menolak menyerah pada takdir. Mereka merajut asa lewat tarian umpan pendek dan dentuman bola jauh yang memukau mata. Namun di bawah mistar gawang Perintis Palapi berdiri sesosok tembok kokoh bernama Nur Alim. Kiper asal Wombo ini tampil bak dewa pelindung yang mematahkan setiap peluru serangan Tomoli dengan ketangkasan yang luar biasa. Meski sesekali anak asuh Coach Muhammad Daim melancarkan serangan balik yang mengancam, keunggulan tipis bertahan hingga jeda turun minum.
​Memasuki babak kedua, simfoni permainan indah tetap dipertahankan oleh Asdiyansyah dan Muhammad Ridwan. Namun ketidakhadiran sang juru gedor Muhammad Rifal, yang berjuang bersama Berlian Tomoli, di Liga 4 Seri Parigi Moutong lalu, menyisakan lubang besar di ujung tombak Berlian Tomoli. Di tengah asyiknya mereka membombardir pertahanan lawan, petaka kembali datang lewat skema serangan balik kilat. Adit Pirang sang sayap lincah melepaskan tembakan meriam pada menit ke 47 yang tak mampu dibendung oleh Sahdal.

​Skor 2-0 mengunci takdir kedua tim. Perintis Palapi melenggang gagah sebagai juara grup untuk menantang Tajio FC Toribulu di fase knockout. Sementara itu Berlian Tomoli yang harus puas sebagai runner up kini bersiap mengasah pedang demi menghadapi sang jawara Grup A, OI Terminal Toboli, dalam laga hidup mati mendatang.

FAYRUZ

Bagika Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *