Kapolres Hendrawan Teguhkan Komando: Jalan Raya Harus Aman, Nyaman, dan Menyelamatkan !

Fayruz
Foto : Humas Polres Parigi Moutong

PARIGI, EQUATORNEWS — Polres Parigi Moutong menggelar Apel Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Zebra Tinombala 2025 pada Senin, 17 November 2025. Kegiatan yang diadakan serentak di seluruh jajaran Polda Sulawesi Tengah ini dipimpin oleh Kapolres Parigi Moutong, AKBP Dr Hendrawan AN S.IK MH.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa operasi tahun ini menjadi momentum bagi Polri untuk memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, terutama menjelang pelaksanaan Operasi Lilin 2025. Ia menekankan bahwa tugas menjaga jalan raya bukan sekadar rutinitas, melainkan tanggung jawab moral untuk melindungi nyawa masyarakat.

Mengulas pelaksanaan Operasi Zebra tahun sebelumnya, Kapolres menyebutkan bahwa jajaran Polda Sulawesi Tengah berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas dari 35 kasus pada 2023 menjadi 33 kasus pada 2024. Meski demikian, jumlah korban meninggal dunia meningkat dari 12 menjadi 15 orang. Kenaikan ini, menurut Kapolres, menjadi peringatan penting agar seluruh personel bekerja lebih maksimal, profesional, dan tetap humanis.

Operasi Zebra Tinombala 2025 membawa tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin 2025”. Sebanyak 728 personel diterjunkan di seluruh wilayah Polda Sulawesi Tengah, termasuk Polres Parigi Moutong. Penanganan operasi mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif, disertai penegakan hukum berbasis teknologi melalui ETLE statis maupun mobile.

Tiga fokus penindakan menjadi prioritas pada operasi tahun ini. Pertama, pelanggaran oleh pengendara di bawah umur, penggunaan ponsel saat berkendara, dan berboncengan lebih dari satu orang. Kedua, pelanggaran kelengkapan keselamatan seperti helm SNI dan sabuk pengaman. Ketiga, tindakan tegas terhadap knalpot bogar, pengemudi yang melebihi batas kecepatan, serta pengendara yang berada di bawah pengaruh alkohol.

Kapolres juga menekankan pentingnya pelaksanaan operasi dengan hati yang tulus, menganggap tugas sebagai ladang pengabdian. Ia meminta seluruh personel melakukan deteksi dini potensi kerawanan lalu lintas, meningkatkan patroli di titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta memperkuat edukasi publik.

Dalam arahannya, Kapolres kembali mengingatkan seluruh personel untuk menjauhi praktik pungli maupun tindakan yang mencederai kepercayaan publik. Ia menegaskan bahwa citra Polri harus dijaga melalui pelayanan yang profesional dan penuh empati.

“Kehadiran kita harus membuat masyarakat merasa aman dan percaya. Jadilah polisi yang dicintai dan menyayangi masyarakat,” ujar Kapolres.

Apel pasukan ditutup dengan harapan agar seluruh personel dapat melaksanakan tugas secara bertanggung jawab. Kapolres turut memanjatkan doa agar setiap langkah pengabdian mendapat perlindungan dan petunjuk dari Yang Maha Kuasa.

FAYRUZ

Bagika Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *