Banteng Olaya “Seruduk” Asa Kalba Lemusa di Liga 4 Indonesia

Fayruz
Pemain - pemain Kalba Lemusa (Biru), Sempat Walk Out dari Lapangan Karena Protes dengan Keputusan Wasit.- Foto : EquatorNews.

EQUATORNEWS – Derbi Parigi pada lanjutan Liga 4 Indonesia Zona Parigi Moutong 2025–2026 kembali menghadirkan kisah yang bergemuruh. Di Lapangan Harimau Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Sabtu sore, 29 November 2025, Kalba Lemusa dan Banteng Olaya bertemu dalam laga yang sejak awal mengandung bara dan satu kepastian: hanya satu dari mereka yang akan terus melangkah.

Pertandingan sempat terhenti sekitar dua belas menit. Kalba Lemusa memprotes keras usai wasit Ishak memberikan penalti kedua bagi Banteng Olaya di awal babak kedua. Ketegangan menanjak seperti udara yang kian padat. Namun pendekatan persuasif dari Match Commissioner Mardjun Niode dan Referee Assessor Sugito Ticoalu membuat manajemen Kalba Lemusa akhirnya menerima untuk melanjutkan laga.

Banteng Olaya membuka skor melalui penalti sang kapten pada menit kelima, lalu mengulanginya pada menit ke-49. Dua titik putih yang menggoyangkan struktur permainan Kalba Lemusa.

Kalba Lemusa membalas lewat gol Adrian pada menit ke-25 dari kemelut di depan gawang. Dan ketika Mizan mengeksekusi penalti pada menit ke-74, skor kembali seimbang 2–2, menyalakan kembali harapan yang sempat meredup.

Namun menjelang akhir pertandingan, sundulan Ahmad Fathir mengubah arah cerita. Gol itu membawa Banteng Olaya menang 3–2 dan memastikan langkah mereka terus berlanjut.

Kalba Lemusa harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga 4 tahun ini. Derbi Parigi kembali menyisakan kisah yang akan lama diingat—tentang tekanan, keputusan, dan sebuah musim yang terhenti lebih cepat dari yang diharapkan.

FAYRUZ

Bagika Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *