PARIGI, EQUATORNEWS – Minggu (1/2), Lapangan Patriot Bambalemo menjelma menjadi panggung drama yang sunyi namun mematikan dalam lanjutan fase Knock Out 16 Besar Gubernur Cup 2026.
Dalam laga ini, nasib kedua tim seolah hanya digantungkan pada satu titik: titik dua belas pas. Seluruh gol yang tercipta, baik di waktu normal maupun babak tambahan, lahir dari napas yang sama, eksekusi penalti.
Drama Penalti Sejak Waktu Normal
Wandi Saputra membuka keunggulan bagi OI Terminal Toboli lewat titik putih di menit ke-30, sebelum akhirnya disamakan oleh eksekusi penalti Muh Reza pada menit ke-71. Skor 1-1 memaksa laga berlanjut ke babak adu penalti, sebuah ujian mental yang memisahkan sang pemberani dari sang peragu.
Laporan Eksekusi Penalti:
Dalam babak penentuan ini, ketenangan menjadi pembeda. Berikut adalah rincian mereka yang sukses menunaikan tugas (✓), mereka yang gagal dalam tekanan (X), dan mereka yang tak sempat mengambil jatah karena takdir sudah tertutup (-):
OI Terminal Toboli (4)
✓ Haykal (Sukses menggetarkan jala)
X Nanto (Gagal menaklukkan kiper)
✓ Rian (Sukses menjalankan misi)
✓ Arfa (Sukses menambah poin)
✓ Ifal (Sukses mengunci kemenangan)
Berlian Tomoli (2)
✓ Moh Reza (Sukses sebagai pembuka)
✓ Adiansyah (Sukses menjaga asa)
X Muh Radit (Gagal menemui sasaran)
X Muh Irfan (Gagal di saat krusial)
- Suwanto (Tidak mengambil jatah pinalti)
Langkah Menuju Babak Selanjutnya
Dengan hasil akhir 4-2 di babak adu penalti, OI Terminal Toboli melenggang ke fase berikutnya. Bagi Berlian Tomoli, kekalahan ini tetaplah sebuah perjuangan yang terhormat. Di bawah senja Bambalemo, sejarah mencatat bahwa kemenangan hari ini adalah milik mereka yang paling tenang saat berhadapan satu lawan satu dengan takdir di titik dua belas pas.
FAYRUZ










