ISBA Binangga Melangkah ke Semifinal, Tiga Gol Mengantar Laskar Uwesama Singkirkan Banteng Olaya

Fayruz
ISBA Binangga (Kuning) Mengunci Tiket Semi Final, Usai Mengalahkan Banteng Olaya (Merah), pada Laga Perdelapan Final Gubernur Berani Cup 2026 - Foto : EquatorNews

PARIGI, EQUATORNEWS — Debu lapangan Patriot Bambalemo belum sepenuhnya turun ketika peluit panjang dibunyikan. Di bawah langit yang sedikit mendung, ISBA Binangga menutup laga perempat final Gubernur Cup Berani dengan kepala tegak.
“Laskar Uwesama” memastikan satu tiket semifinal usai menundukkan Banteng Olaya “Tanduk Belati” dengan skor meyakinkan 3–0.

Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi sejak menit awal. Kedua kesebelasan saling membaca ruang, saling menguji ketahanan, hingga akhirnya kebuntuan pecah pada menit ke-32. Muhammad Ikbal menyambut bola dengan sundulan tajam, menggetarkan jala gawang Banteng Olaya sekaligus membuka jalan kemenangan ISBA Binangga.

Gol pertama itu mengubah ritme laga. ISBA tampil lebih percaya diri, sementara Banteng Olaya berupaya bangkit melalui serangan-serangan balik cepat. Namun disiplin lini belakang Laskar Uwesama mampu meredam setiap ancaman.

Memasuki babak kedua, dominasi ISBA kian terasa. Pada menit ke-54, Rangga memperlebar jarak lewat sontekan dingin di dalam kotak penalti, memanfaatkan kelengahan pertahanan lawan.

Sepuluh menit berselang, Fahrul Ardiansyah menutup pesta gol pada menit ke-64, memastikan kemenangan tiga gol tanpa balas.

Menariknya, kemenangan ini diraih ISBA Binangga tanpa kehadiran dua pilar penting. Bek kanan “impor” asal Kota Palu, Murdaim, absen dalam laga tersebut. Begitu pula penjaga gawang Iwan Taroreh yang harus menepi. Meski demikian, kolektivitas tim dan kedalaman skuad mampu menutup celah, menghadirkan performa solid sepanjang pertandingan.

Banteng Olaya bukan tanpa perlawanan. “Tanduk Belati” beberapa kali mencoba menekan, namun rapatnya pertahanan ISBA serta penyelesaian akhir yang belum menemui sasaran membuat upaya mereka kandas di sepertiga akhir lapangan.

Peluit akhir menjadi penanda, ISBA Binangga melangkah, Banteng Olaya harus mengakhiri perjalanan. Menang jadi legenda, kalah jadi cerita, sebuah babak yang menegaskan bahwa sepak bola selalu menyimpan drama, kerja keras, dan keberanian untuk terus bermimpi.

Dengan hasil ini, Laskar Uwesama resmi mengamankan tempat di semifinal Gubernur Cup Berani, menunggu lawan berikutnya dalam perjalanan yang kian mendekat ke puncak.

FAYRUZ

Bagika Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *