Tomini, EQUATORNEWS – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, bersama Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menghadiri acara Halalbihalal yang diselenggarakan oleh masyarakat Kecamatan Tomini di Pantai Wisata Ampera, Desa Tomini, Minggu (29/3/26).
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan rakyat dalam mengawal pembangunan daerah.
“Melalui momentum Halalbihalal ini, tidak boleh lagi ada sekat, perbedaan, maupun prasangka. Pemerintah dan masyarakat harus bersatu padu untuk membangun daerah,” ujar Gubernur.
Beliau juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Gubernur menekankan pentingnya budaya klarifikasi (tabayyun) guna menghindari kesalahpahaman yang berpotensi memecah belah warga.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, dalam arahannya menyoroti isu lingkungan, khususnya penanganan praktik illegal fishing yang masih marak di wilayah perairan daerah. Meski pemerintah daerah telah melakukan sosialisasi dan pemasangan imbauan, praktik penangkapan ikan secara ilegal dilaporkan masih kerap terjadi, terutama pada malam hari.
Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah merespons kondisi tersebut dengan rencana dukungan sarana patroli laut guna memperkuat pengawasan di wilayah pesisir.
Selain isu lingkungan, Bupati juga menekankan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor unggulan seperti kakao, durian, dan tambak. Menurutnya, potensi besar ini belum memberikan kontribusi maksimal terhadap pendapatan daerah.
Terkait pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor pertambangan, Bupati menegaskan bahwa Pemkab tengah melakukan kajian komprehensif dengan tetap memperhatikan aspek tata ruang, lingkungan, serta kepentingan masyarakat.
“Setiap usulan wilayah pertambangan harus melalui mekanisme musyawarah desa dan mendapat persetujuan masyarakat. Pemerintah tidak akan melanjutkan usulan tanpa adanya kesepakatan bersama,” tegas H. Erwin Burase.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana memperkuat tali silaturahmi dan mengakhiri segala perbedaan pandangan yang mungkin terjadi sebelumnya.










