PARIGI, EQUATORNEWS – Di bawah naungan langit senja yang perlahan menyepuh cakrawala, sebuah simpul persaudaraan kembali dipererat. Riuh rendah percakapan yang hangat membasuh penat para pejuang kemanusiaan dalam helat Buka Puasa Bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulawesi Tengah, yang berlangsung khidmat di Kafe Tanaris, Sabtu sore (7/3).
Acara yang dibalut kesederhanaan namun sarat makna ini menjadi oase di tengah padatnya dedikasi medis. Hadir di tengah-tengah sejawat, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., yang juga merupakan nakhoda IDI Sulteng. Kehadirannya bukan sekadar protokoler, melainkan simbol perekat bagi para dokter yang saban hari bergelut dengan denyut nadi masyarakat.
Dalam narasinya yang menyentuh sisi humanis, dr. Reny menegaskan bahwa momentum berbuka puasa ini adalah cara paling purba sekaligus paling ampuh untuk merawat silaturahmi. Baginya, kekompakan adalah fondasi utama sebelum tangan-tangan medik menyentuh kesembuhan pasien.
”Momentum ini adalah ruang untuk memperkuat solidaritas. Dengan terjaganya kebersamaan, semangat pengabdian kepada masyarakat pun akan tetap menyala,” ungkapnya dengan nada optimisme yang teduh.
Tak sekadar bernostalgia dalam harmoni, dr. Reny juga menitipkan pesan visioner. Ia mendorong seluruh anggota IDI untuk menjadi garda terdepan dalam akselerasi digitalisasi data di rumah sakit. Sebuah langkah strategis yang dipandang sebagai kunci untuk membuka gerbang kualitas pelayanan yang lebih prima dan transparan.
Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, melainkan tentang membangun jembatan kepercayaan publik yang selama ini diletakkan di pundak institusi kesehatan.
“Semoga dokter-dokter tetap kompak dan semangat dalam melayani pasien,” pungkasnya, menutup senja dengan harapan yang melangit.
Pertemuan itu berakhir seiring kumandang azan yang membasuh dahaga, namun semangat yang dikobarkan di Tanaris sore itu diyakini akan terus berdenyut di setiap koridor rumah sakit, membawa nafas kesembuhan yang lebih manusiawi bagi Sulawesi Tengah.
FAYRUZ/










