Sosok  

Usia 57 Tahun Jadi Momentum Muhasabah, Gubernur Anwar Hafid Gelar Maulid dan Zikir Bersama di Siranindi

Admin Equatornews

​Palu, EQUATORNEWS — Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan doa dan zikir bersama di Rumah Jabatan Gubernur Siranindi, Kamis malam (13/8/2026).

​Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan dalam rangka mempererat tali silaturahmi, memanjatkan rasa syukur, sekaligus menjadi momentum muhasabah (refleksi diri) dalam menyambut usianya yang ke-57 tahun.
​Rangkaian acara diawali dengan pembacaan maulid, lantunan selawat kepada Rasulullah SAW, zikir bersama, serta mendengarkan tausiah agama.

​Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan keagamaan tersebut. Ia menyebut bulan Rabiul Awal sebagai kesempatan berharga untuk memperbanyak ibadah serta mempertebal kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

​Memasuki usia ke-57 tahun, ia juga memanfaatkan momen ini untuk merenungkan kembali perjalanan hidupnya—mulai dari masa kecil yang penuh keterbatasan hingga perjalanan membina keluarga dan mengemban amanah sebagai pimpinan daerah.

​”Semakin hari kita semakin melihat diri kita bahwa memang hidup ini semua harus kembali kepada Allah SWT. Kerja yang terbaik adalah kerja yang dilandasi oleh keikhlasan dan ketulusan hati,” tegas Gubernur.

​Ia mengingatkan masyarakat agar senantiasa menghadapi tantangan hidup dengan ikhtiar, ketulusan, serta berserah diri. Menurutnya, keterbatasan manusia tidak akan membatasi pertolongan dari Tuhan.

​”Seberat apa pun yang kita hadapi, tidak usah terlalu takut. Kebutuhan manusia boleh ada batasnya, tetapi hubungan dengan Allah tidak pernah ada batasnya. Yang penting kita bekerja dengan ikhlas, maka insyaallah pertolongan Allah akan datang,” lanjutnya.

​Gubernur juga menegaskan kembali komitmennya mengenai fungsi Rumah Jabatan Gubernur Siranindi. Ia menekankan bahwa kediaman dinas tersebut merupakan milik seluruh masyarakat Sulawesi Tengah, sehingga pintu selalu terbuka lebar untuk kegiatan-kegiatan keagamaan dan silaturahmi.

Bagika Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *