Merajut Masa Depan Parigi Moutong di Almamater UNG

Fayruz
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dan Rektor UNG, Eduart Wolok, usai Penandatanganan MoU - Foto : Diskominfo

GORONTALO, EQUATORNEWS – Hujan tipis yang membasahi Kota Gorontalo pada Minggu (21/6) seolah menjadi saksi bisu atas sebuah ikrar besar yang ditenun di Ruang Rapat Rektorat Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Di balik dinding-dinding kokoh itu, dua entitas wilayah kembali mempertegas garis takdir kolaborasi yang telah lama mengakar.

​Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong secara resmi mematri kemitraan strategis dengan UNG, sebuah langkah yang tidak sekadar di atas kertas, melainkan sebuah ikhtiar panjang untuk menyalakan lentera pendidikan, memacu riset, dan merajut pengabdian masyarakat. Di episentrum kerja sama ini, sebuah komitmen besar ditegakkan: membuka gerbang lebar-lebar bagi putra-putri Parigi Moutong melalui Program Afirmasi Fakultas Kedokteran.

​Langkah ini laksana oase di tengah dahaga wilayah Parigi Moutong akan hadirnya tangan-tangan terampil para penyembuh. Melalui jalur afirmasi ini, mimpi anak-anak daerah untuk mengenakan jubah putih dokter bukan lagi sekadar angan yang menggantung di awan, melainkan sebuah kepastian yang sedang dijemput.

​Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, yang memimpin langsung delegasi bersama Wakil Bupati, jajaran legislator, serta para kepala dinas, tak mampu menyembunyikan keharuannya. Baginya, pertemuan hari itu adalah penuntasan janji dan niat lama yang sempat tertahan oleh riuh rendahnya dinamika birokrasi di daerah.

​”Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Parigi Moutong, kami haturkan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Rektor dan segenap jajaran yang telah menyambut kami dengan kehangatan yang tulus,” ujar Erwin, suaranya bergetar penuh wibawa namun sarat kebersahajaan.

​Erwin juga memandang kedekatan geografis dan jalinan kultural antara kedua wilayah—di mana ribuan warga keturunan Gorontalo telah lama menetap dan berurat akar di Parigi Moutong—sebagai modal sosial yang tak ternilai. Ia pun melempar sauh ajakan, mengundang mahasiswa UNG untuk menjejakkan kaki dan mendaratkan pengabdian mereka melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di hamparan bumi Parigi Moutong.

​Rektor UNG, Eduart Wolok, menyambut uluran tangan itu dengan optimisme menyala. Baginya, kampus tidak boleh menjadi menara gading yang berjarak dari realitas sosial. UNG berkomitmen penuh mengerahkan segala kapasitas intelektualnya demi menyokong dan menaikkan kelayakan sumber daya manusia di Kabupaten Parigi Moutong. Kerja sama ini adalah jembatan emas yang akan menghubungkan potensi daerah dengan keahlian akademis, sebuah ikatan yang dirancang untuk melahirkan dampak nyata yang mendarat langsung di sanubari masyarakat.

(FAYRUZ)

Bagika Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *