PARIGI, EQUATORNEWS – Di bawah langit Parigi Moutong yang membentang luas, sebuah narasi besar tentang masa depan sedang dirajut dengan penuh ketelitian. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat kini tengah berdiri di barisan terdepan, mengayunkan langkah pasti untuk memperkokoh pondasi pendidikan anak usia dini dan jalur non formal. Ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan sebuah misi suci untuk memastikan setiap tunas bangsa mendapatkan haknya atas ilmu pengetahuan.
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Dahniar Abdul Hamid, laksana nakhoda yang menuntun arah biduk kebijakan di tengah samudera tantangan. Baginya, tugas ini adalah pengabdian yang menyentuh hulu kehidupan. Ia merumuskan strategi, mengawal kurikulum, hingga memastikan sarana fisik tegak berdiri. Dari ruang kesetaraan hingga meja keaksaraan, semua menjadi altar bagi perjuangan mencerdaskan kehidupan masyarakat.
Langkah nyata ini termanifestasi dalam pengawasan yang tiada henti serta pembinaan yang tulus bagi para pendidik. Monitoring rutin dilakukan bukan untuk mencari celah kesalahan, melainkan sebagai kompas agar setiap program tetap berada pada jalur standar yang luhur. Di tanah ini, tercatat ada 538 lentera ilmu berupa satuan PAUD yang tersebar, mulai dari Taman Kanak Kanak hingga Kelompok Bermain, yang semuanya menjadi rumah bagi impian anak anak kecil.
Dahniar menekankan bahwa akreditasi adalah ruh dari kualitas. Baginya, pengakuan dari Badan Akreditasi Nasional adalah bukti otentik bahwa sebuah lembaga telah melampaui batas standar minimal. Meski sebagian besar lembaga dikelola secara swadaya oleh masyarakat, pemerintah tidak tinggal diam dalam menyalurkan bantuan. Perangkat teknologi dan fasilitas penunjang lainnya terus dikucurkan, terutama sebagai bentuk apresiasi bagi lembaga yang telah menunjukkan dedikasi melalui predikat akreditasi yang unggul.
Kebijakan ini menjadi pemantik api semangat bagi setiap satuan pendidikan untuk terus berbenah. Ada harapan besar bahwa ketimpangan fasilitas akan terkikis oleh semangat pembaruan. Dengan kualitas yang terus dipacu, setiap sudut kabupaten ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tangguh dan siap menyongsong matahari esok dengan kepala tegak.
FAYRUZ










