Mafia Tambang Kasimbar Lumpuh Dihajar Polisi: Alat Berat Disita, Pelaku Tak Berkutik!

Fayruz
Alat Berat yang Disita Aparat Polres Parigi Moutong - Foto : Ist

PARIGI, EQUATORNEWS – Aparat penegak hukum menunjukkan taringnya dalam memberantas kejahatan lingkungan yang kian meresahkan di wilayah Sulawesi Tengah. Kesatuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Parigi Moutong secara resmi melakukan operasi tangkap tangan terhadap praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin di wilayah hukum Kecamatan Kasimbar. Tindakan tegas ini merupakan pukulan telak bagi para mafia tambang yang selama ini mengeruk kekayaan alam secara ilegal tanpa memikirkan kehancuran ekosistem.

​Operasi senyap yang dilancarkan pada 7 April 2026 tersebut menyasar titik koordinat di Dusun VI Toriapes, Desa Kasimbar. Sejak pukul 12.00 hingga petang hari pukul 19.30 Wita, personel kepolisian mengepung lokasi yang disinyalir menjadi sarang aktivitas destruktif tersebut. Dalam penggerebekan ini, polisi berhasil menghentikan paksa deru mesin perusak alam dan mengamankan satu unit alat berat jenis excavator yang tengah beroperasi melakukan pengerukan tanah secara melawan hukum.

​Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Parigi Moutong, IPTU Anugerah Sejahtera Tarigan, menyatakan bahwa langkah proaktif ini diambil segera setelah pihaknya mengendus adanya mobilisasi alat berat untuk aktivitas pertambangan tanpa dokumen resmi. Selain menyita alat berat sebagai barang bukti utama, petugas juga membekuk sejumlah oknum di lokasi kejadian yang diduga kuat terlibat langsung dalam rantai produksi emas ilegal tersebut.

​Penindakan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan upaya penyelamatan lingkungan dari ancaman bencana ekologis. IPTU Anugerah Sejahtera Tarigan menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi siapa pun yang berani menantang hukum dengan melakukan perusakan alam. Praktik tambang ilegal ini dinilai sebagai kejahatan luar biasa yang mempertaruhkan keselamatan nyawa masyarakat luas demi keuntungan segelintir pihak.

​Saat ini, penyidik Kepolisian Resor Parigi Moutong tengah melakukan pengembangan intensif untuk memburu aktor intelektual dan pemodal besar di balik layar. Polisi berkomitmen akan menyeret semua pihak yang terlibat ke hadapan meja hijau guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka sesuai dengan undang undang yang berlaku. Penyelidikan mendalam terus dipacu untuk membongkar jaringan mafia tambang hingga ke akar akarnya agar supremasi hukum di wilayah Parigi Moutong tetap terjaga dengan perkasa.

FAYRUZ

Bagika Berita :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *